Salam and Good Day my dear friends..,
Have you ever feel like today is the worst day ever? or all people around you seems soOoooOoo happy, laughing and joking but you? and still you feel like sharing happiness although you don't know how. Do you know, by spreading happiness to others, it might bring happiness to yourself?
Making an effort to spread happiness wherever you go won't just benefit those around you, but will benefit you as well. At the core of spreading happiness is serving others. Our society has become very "me-first," so it takes some effort to change that thought process. But the benefits you reap will make it worth the effort.
Difficulty:
Easy
Instructions
1. Volunteer your time. Monetary donations are always appreciated, but most charitable organizations are also in need of people who are willing to give up some of their free time to help their cause. You'll spread happiness to the people you are helping, and spending time outside of your normal surroundings will probably serve to make you better appreciate what you have.
2. Perform spontaneous acts of kindness for strangers. Something as simple as holding the door for the person coming in behind you, letting someone into traffic ahead of you or letting someone with just a few items in front of you in the grocery line serves to spread happiness.
3. Smile and be pleasant to those you encounter. You might be having a rotten day, but there's nothing to be gained by spreading it to everyone you meet. Be kind and considerate to the clerk at the store or to the waiter at the restaurant, and you might find that your own troubles seem a little easier to bear.
4. Repay random acts of kindness bestowed upon you by doing something nice for someone else. By doing this, you allow the happiness to spread throughout your community, making it an overall better place to live.
'Sebarkanlah kebaikan itu walaupun sebesar zarah.
Read more: How to Spread Happiness | eHow.com http://www.ehow.com/how_2078944_spread-happiness.html#ixzz1Sj9ayKoG
Khamis, 21 Julai 2011
Rabu, 20 Julai 2011
tak semua betul dan tak semua salah
Asslamualaikum..
Pernah tak jumpa ada orang tu yang korang rasa cakap dia sahaja yang betul dan orang lain salah.
Macam satu judgement, 'Everyone is wrong except if they're able to prove they are right' same as the other way'
kadang2 bukan perlu melihat pada orang, bila satu jari tudingnya pada orang, cube lihat 4 jari lagi di mana? pada diri sendiri kan?
Manusia tak pernah lari dari kesilapan.. dan tiada siapa yang sempurna.. Maka, Allah telah meletakkan guideline supaya hamba-Nya mengikut guideline yang telah ditetapkan itu.. Contohnya, Allah telah mewajibkan melarang mengumpat. dan diumpamakan mengumpat itu seperti memakan daging saudara sendiri.. tetapi mengapa masih ada sesetengah orang yang masih suka mengumpat? Sebab nalurinya suka mengumpat? Maka, dia sepatutnya berusaha untuk tidak mengumpat dan mengikut guideline yang telah ditetapkan untuk menjauhi sikap mengumpat itu.. Dan perubahan sikap itu adalah suatu kejayaan.. :)
Manusia sentiasa rasa tidak sempurna dan tidak cukup.. Kadang-kadang ketenangan itu tidak ditemui.. Lalu mengarahkan kepada perkara-perkara yang lagho kerana menganggap akan mendapatkan ketenangan di situ.. Tetapi, ia hanya sementara, dan saat kita meluangkan masa bersama perkara-perkara yang melalaikan, sudah berapa banyak perkara yang bermakna dalam hidup kita yang telah dilepaskan? berapa banyak perkara yang disayangi dan yang akan disesali telah kita biarkan ia pergi..? Adakah semuanya di dalam jangkauan pemikiran kita saat itu? Maka, saat2 mulai mendekati yang lagho, usaha kita menjauhinya adalah satu kejayaan yang patut dihargai..
Berapa banyak kejayaan kita untuk menghadapi perasaan marah? perasaan benci dan dendam dalam diri? Sejauh mana kita berjaya menahan diri dari melakukan perkara2 yang dilarang? Perhitungan ini hanya mampu dinilai oleh diri sendiri.. Kerana kita mungkin mampu menipu semua manusia di muka bumi ini dengan luaran atau penampilan kita, tapi kita tak mampu untuk menipu Allah dan diri sendiri.. Keresahan itu hanya dirasai diri sendiri..
Jadi, bila kita menilai orang, janganlah menganggap apa yang dia buat adalah salah dan kita buat betul, dan begitulah sebaliknya.. Life is like a wheel, there's always up and down, and what you give you'll get..
Dear friends,
Sorry for what have I done, whether it's realized or not...
Mari kita persiapkan diri untuk berada di bulan Ramadhan.. Moga Ramadhan kali ini lebih bermakna dan mampu membentuk kita untuk menjadi lebih baik..
Pernah tak jumpa ada orang tu yang korang rasa cakap dia sahaja yang betul dan orang lain salah.
Macam satu judgement, 'Everyone is wrong except if they're able to prove they are right' same as the other way'
kadang2 bukan perlu melihat pada orang, bila satu jari tudingnya pada orang, cube lihat 4 jari lagi di mana? pada diri sendiri kan?
Manusia tak pernah lari dari kesilapan.. dan tiada siapa yang sempurna.. Maka, Allah telah meletakkan guideline supaya hamba-Nya mengikut guideline yang telah ditetapkan itu.. Contohnya, Allah telah mewajibkan melarang mengumpat. dan diumpamakan mengumpat itu seperti memakan daging saudara sendiri.. tetapi mengapa masih ada sesetengah orang yang masih suka mengumpat? Sebab nalurinya suka mengumpat? Maka, dia sepatutnya berusaha untuk tidak mengumpat dan mengikut guideline yang telah ditetapkan untuk menjauhi sikap mengumpat itu.. Dan perubahan sikap itu adalah suatu kejayaan.. :)
Manusia sentiasa rasa tidak sempurna dan tidak cukup.. Kadang-kadang ketenangan itu tidak ditemui.. Lalu mengarahkan kepada perkara-perkara yang lagho kerana menganggap akan mendapatkan ketenangan di situ.. Tetapi, ia hanya sementara, dan saat kita meluangkan masa bersama perkara-perkara yang melalaikan, sudah berapa banyak perkara yang bermakna dalam hidup kita yang telah dilepaskan? berapa banyak perkara yang disayangi dan yang akan disesali telah kita biarkan ia pergi..? Adakah semuanya di dalam jangkauan pemikiran kita saat itu? Maka, saat2 mulai mendekati yang lagho, usaha kita menjauhinya adalah satu kejayaan yang patut dihargai..
Berapa banyak kejayaan kita untuk menghadapi perasaan marah? perasaan benci dan dendam dalam diri? Sejauh mana kita berjaya menahan diri dari melakukan perkara2 yang dilarang? Perhitungan ini hanya mampu dinilai oleh diri sendiri.. Kerana kita mungkin mampu menipu semua manusia di muka bumi ini dengan luaran atau penampilan kita, tapi kita tak mampu untuk menipu Allah dan diri sendiri.. Keresahan itu hanya dirasai diri sendiri..
Jadi, bila kita menilai orang, janganlah menganggap apa yang dia buat adalah salah dan kita buat betul, dan begitulah sebaliknya.. Life is like a wheel, there's always up and down, and what you give you'll get..
Dear friends,
Sorry for what have I done, whether it's realized or not...
Mari kita persiapkan diri untuk berada di bulan Ramadhan.. Moga Ramadhan kali ini lebih bermakna dan mampu membentuk kita untuk menjadi lebih baik..
Langgan:
Catatan (Atom)
The imperfect Lemon Soursop Butter Cake
Assalamulaikum :) Gara-gara tengok Kdrama Recipe for Farewell, terus tanam niat nk share resepi yg dibuat. Dulu tak pernah rasa nk share re...
-
Assalamulaikum :) Gara-gara tengok Kdrama Recipe for Farewell, terus tanam niat nk share resepi yg dibuat. Dulu tak pernah rasa nk share re...
-
Assalamualaikum wbt.. I haven't write for quite some time.. well did few attempts to write, but it ends halfway. Jadi nak diceritaka...