Jumaat, 22 Mei 2009
Diet ala Rasulullah saw
Makanan memaminkan peranan penting dalam kehidupan. Manusia boleh bertahan selama 1 minggu tanpa makanan. tetapi, adakah kita betul2 memperhatikan makanan yang kita makan sehari-hari? Be careful, because you are what you eat. Jadi, apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lainnya.
Ini adalah diet cara Rasullulah SAW. Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya kerana pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan. Secara tidak langsung, kita telah mempraktikkan sunnah-sunah Rasulullah dalam kehidupan tanda kasih sayang terhadap baginda.
TIPS:
- Jangan makan SUSU bersama DAGING
- Jangan makan DAGING bersama IKAN
- Jangan makan IKAN bersama SUSU
- Jangan makan AYAM bersama SUSU
- Jangan makan IKAN bersama TELUR
- Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
- Jangan makan SUSU bersama CUKA
- Jangan makan BUAH bersama SUSU CTH :- KOKTEL
CARA MAKAN:
- MAKANLAH BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI.
- TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI.
- JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM . BARANG SIAPA YG TINGGAL MAKAN MALAM DIA AKAN DIMAKAN USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.
Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya... cubalah..... ......... .
Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek.... Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.
Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. Kerana akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merosak usus kita.
ANTARA AMALAN LAIN YG BOLEH DIPRAKTIKKAN:
- Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.
- Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air ais) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).
- Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (iaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.
- Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan)
WallahuA'lam
Sabtu, 2 Mei 2009
KUNCI-KUNCI PEMBUKA PINTU REZEKI
- Taubat dan Istighfar
- Takwa
- Bertawakal kepada Allah disertai Usaha mencari Rezeki
- Beribadah kepada Allah, Memfokuskan Diri kepada Allah, dan memperhatikan Ibadah
- Menunaikan haji dan Umrah secara beruntun
- Berbakti kepada Kedua Orang tua dan silaturrahim
- Berbuat baik terhadap orang-orang lemah dan miskin
- Hijrah Menuju Jalan Allah
- Menegakkan Syariat Allah
- Berdoa
- Menunaikan Shalat
- Mencari Rezeki di Waktu Pagi
- Mengeluarkan Biaya saat menuntut Ilmu
- Bersyukur kepada Allah atas Kurnia-Nya
- Amanah
- Menikah bagi Orang yang ingin menjaga Kesucian
Berbaik Sangka (Husnuzhan) harus disertai Perbuatan

Hasan al-Basri mengatakan, "Seorang mukmin akan berprasangka baik kepada Tuhannya, sehingga amal perbuatannya pun akan menjadi baik, sedangkan seorang pendosa akan berprasangka buruk kepada Tuhannya, sehingga amal perbuatannya pun menjadi buruk." Bagaimana seseorang dikatakan berprasangka baik kepada Tuhannya, sementara dirinya 'lari' menjauh dari Tuhan dan berpindah pada kemurkaan-Nya!
Husnuzhan akan menghantarkan hamba untuk beramal saleh. Setiap kali seorang hamba berprasangka baik kepada Allah, maka amalnya jugakan baik. Jika tidak demikian, maka prasangka yang disertai hawa nafsu itu sangat lemah. Sebagaimana yang diriwayatkan Syadad bin Aus r.a bahawa Rasulullah SAW bersabda, " Orang yang bijak adalah orang yang merendahkan dirinya (sehingga menjadi hamba yang taat) dan beramal untuk bekal setelah kematian. Dan orang yang lalai adalah orang yang menuruti hawa nafsunya dan berharap kepada Allah (dengan melalaikan ketaatan)." (HR. Ahmad, al-Hakim, Ibnu Majh, al-Baihaqi, ath-Thabrani).
Allah telah memberitahukan kepada orang yang beriman bahwa sesudah semua itu (menerima cubaan, berjihad dan bersabar), Dia benar-benar akan memberikan pengampunan dan rahmat kepada pelakunya. Orang yang bijak akan meletakkan pengharapan sesuai tempatnya. Sedangkan orang bodoh yang terpedaya akan meletakkan pengharapan tidak sesuai dengan tempatnya, seperti yang telah dinyatakan dalam surah al-Baqarah, ayat 218 dan an-Nahl ayat 110 (sila rujuk tafsir al-Quran).
sumber: Kunci-kunci Pembuka Pintu Rezeki (Majdi asy-Syahawi)
Rabu, 8 April 2009
Winners Are Like You
Tawazun- Menuntut ilmu dan Mensucikan hati
kecenderungan terhadapnya dan menyibukkan diri dengannya.
Ternyata aku memperoleh kesan bahwa hal itu bisa menguatkan hati yang akhirnya cenderung menjadi keras.
Kalau tidak kerana kuatnya hati dan panjangnya cita-cita, aku tidak akan menyibukkan diri dalam ilmu.
Aku menulis hadits dan berharap bisa menyempurnakannya.
Namun, ketika aku berpikir tentang suasana hatiku dalam hubungannya dengan Allah, maka melunaklah cita-citaku.
Hatiku menjadi tipis dan lunak.
Lalu, berlinanglah air mataku sampai aku memilih bermunajat, aku diliputi ketenangan dan ketenteraman batin.
Namun, saat yang sama, aku menyadari bahawa menekuni ilmu lebih utama, lebih kuat hujjah dan lebih tinggi derajatnya, meskipun dampaknya dapat membuat hati menjadi keras"
oleh Imam Ibnul Jauzi ra dalam bukunya Shaidul Khatir
p/s: Kata-kata ini diambil dari buku MANAJEMEN TAWAZUN DALAM KEHIDUPAN MUSLIM =). Walaupun bahagian ni telah beberapa kali dibaca,malah mungkin pernah diberitakan tetapi baru kini ia menyentuh hati dan mula difahami. Kita tidak tahu tentang aturan ALLAh terhadap diri, saat menganggap itulah yang terbaik buat diri tetapi ia tidak, dan saat menganggap ia bukan yang terbaik, itulah yang terbaik sebenarnya.. maka, doakanlah yang terbaik.. kerana saat dirasakan ia adalah musibah walhal ia adalah satu penyelamat.. ok? =)
Khamis, 18 September 2008
2 kebimbangan besar manusia
- Allah S.W.T telah menyembunyikan redhaNya dalam taat.
- Allah S.W.T telah menyembunyikan murkaNya di dalam maksiat.
- Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
- Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
- Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).
- Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.
Allah berfirman kepada Jibril...
''umat ini lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaannKu dan ketinggianKu, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu."
Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?" Lalu Allah berfirman yang bermaksud. "Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa sebagai tempat tinggal..."
Imbalannya amat bsar bagi manusia...
'Wahai Tuhan, ku tak layak ke syurgaMu (firdaus), namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu, ampukan dosaku, terimalah taubatku, sesungguhnya Engkaulah pengampun, dosa-dosa besar, dosa-dosaku bagaikan pepasir, di pantai, dengan rahmatMu, ampunkan Kami, oh Tuhanku..."
dan 2 kebimbangan manusia pada hakikatnya ialah:
- masa yang telah berlalu
- masa yang akan datang
>>>masa yang telah berlalu:
adakah Allah menerima amalanku pada Ramadhan yang lalu? bagaimana dengan ibadah puasaku yang telah aku jalani beberapa hari yang lepas?
>>>masa yang akan datang:
sempatkah pula aku bertemu dengan Ramadhan yang akan datang? adakah aku akan buat yang terbaik untuk Ramadhan kali ini?
Kebimbangan2 ini sering menerjah fikiran kita.. adakah saat ini kita benar2 ikhlas menjalani ibadah puasa atau sekadar menahan lapar dan dahaga? Atau kita benar-benar ingin menjadi hamba yang rakus? Kerakusan dalam mengutip pahala di bulan Ramadhan... Saat ini, berapa rakuskah aku..? atau masih lalai...?
Rabu, 27 Ogos 2008
Selasa, 26 Ogos 2008
Khamis, 24 Julai 2008
oOoO..Khuah
Hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda : 'Ada seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu didepannya. Orang yang di samping Rasulullah tadi berkata : `Aku mencintai dia, ya Rasulullah`. Lalu Nabi menjawab : `Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya?` Orang tersebut menjawab : `Belum`. Kemudian Rasulullah bersabda:`Beritahukan kepadanya`. Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata ;`Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah`. Kemudian orang yang dicintai itu menjawab :`Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya."
begitu besar maknanya ukhuwah sampai para sahabat pun melakukan perkara-perkara yang menguatkan ukhuwah...
Antara hal-hal yang menguatkan ukhuwah:
- Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintai
- Memohon dido'akan bila berpisah
- Menunjukkan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa
- Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)
- Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)
- Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu
- Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya
- Memenuhi hak ukhuwah saudaranya
- Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan
saat dulu mula kenalan, menjadi madu, mungkin sering senyum, saling berbagi.. namun bila tup ! menjadi akhwat..'a aahh.. tak pe .. dia faham.., ana sibuk..byk masalah yang perlu difikirkan..'
ya.. memang begitulah para manusia yang mengakui dirinya kader dakwah, sibuk sampai kadang mengabaikan hal-hal yang menguatkan ukhuwah..
tanpa kita sedari.. kita sering menyakiti orang yang rapat dengan kita.. kadang, di suatu sisi, kita sering mengharapkan sesuatu daripada si akhwat yang sibuk.. tanpa mahu mengerti kekalutan yang dipendamnya.. di sinilah, bila kita saling membantu dan menghulurkan bantuan.. manisnya terasa saat beban dikurang dan sama dipikul tanpa mengurangi hal-hal yang menguatkan ukhuwah...
Maka, apa buah Ukhuwah Islamiyah?
Merasakan lezatnya Iman
Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)
Mendapatkan tempat khusus di surga (QS.15 : 45-48)
" Sesunguhnya di sekitar Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, yang diatasnya terdapat suatu kaum yang menggunakaan pakaian cahaya. Wajah mereka bercahaya, dan mereka itu bukan Nabi juga bukan para syuhada. Akan tetapi para Nabi dan syuhada tertegun (merasa iri) kepada mereka sehingga berkata : ' Hai Rasulullah, tolong beritahu siapa gerangan mereka itu ?' Beliau menjawab : ' Mereka adalah orang yang menjalin cinta karena Alah, dan saling bermajlis karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah semata." (HR. Nasa'i)
Maka, dari itu, senyumlah sedikit ..moga ia menghapus duka.. Moga, dimudahkan Allah urusan kalian..
The imperfect Lemon Soursop Butter Cake
Assalamulaikum :) Gara-gara tengok Kdrama Recipe for Farewell, terus tanam niat nk share resepi yg dibuat. Dulu tak pernah rasa nk share re...
-
Assalamulaikum :) Gara-gara tengok Kdrama Recipe for Farewell, terus tanam niat nk share resepi yg dibuat. Dulu tak pernah rasa nk share re...
-
Assalamualaikum wbt.. I haven't write for quite some time.. well did few attempts to write, but it ends halfway. Jadi nak diceritaka...
